Pemerintah memastikan pasar-pasar rakyat di wilayah terdampak bencana di Sumatera mulai kembali beroperasi secara fungsional sebagai bagian dari percepatan pemulihan ekonomi daerah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, reaktivasi pasar rakyat menjadi salah satu fokus utama dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Ekonomi pasar, sebagian besar sudah berjalan lancar. Sudah fungsional, ada yang belum maksimal,” kata Tito dalam Konferensi Pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Jakarta, Rabu (11/2/2025).

Berdasarkan data pemantauan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) per 9 Februari 2026, sebanyak 465 pasar rakyat terdampak bencana di Provinsi Aceh telah kembali beroperasi. Pasar-pasar tersebut antara lain berada di Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, dan Pidie Jaya.

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara tercatat 57 pasar rakyat telah beroperasi kembali. Adapun di Sumatera Barat, sebanyak 31 pasar rakyat juga telah kembali melayani aktivitas jual beli masyarakat.

Meski demikian, Tito mengakui masih terdapat sejumlah pasar yang aktivitasnya belum sepenuhnya optimal, terutama karena kendala akses dan infrastruktur pendukung.

Menurut dia, pemulihan pasar rakyat dilakukan seiring dengan perbaikan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, guna memastikan kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Berdasarkan pemantauan Satgas PRR per 8 Februari 2026, progres pembangunan jalan nasional dan jembatan nasional di tiga provinsi terdampak telah mencapai 100 persen.

Sementara itu, perbaikan jalan daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah mencapai 91 persen.

Tito menyebut masih terdapat sejumlah kendala dalam pemulihan jembatan daerah serta jalan provinsi, kabupaten/kota, dan desa. Namun, pemerintah terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk mempercepat penyelesaiannya.

“Sinergi dengan TNI/Polri dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar akses yang belum optimal bisa segera ditangani,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa akses transportasi, terutama jalan darat, menjadi faktor krusial dalam menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat.

Selain reaktivasi pasar rakyat, pemerintah juga mendorong kebangkitan sektor ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah terdampak.

“Ekonomi harus dibangkitkan, mulai pasar, kemudian kafe, warung, UMKM, kedai, kemudian juga hotel, beberapa tempat. Kemudian akses, sangat penting sekali. Akses terutama jalan darat,” kata Tito.

Pemerintah berharap dengan beroperasinya kembali pasar rakyat serta membaiknya konektivitas, pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana di Sumatera dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.

SUMBER:https://rm.id/baca-berita/nasional/300537/pascabencana-553-pasar-rakyat-di-sumatera-kembali-beroperasi

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like