Bola panas materi komedi tunggal (stand-up comedy) Pandji Pragiwaksono bertajuk Mens Rea berbuntut panjang. Meski sukses nangkring di puncak klasemen Netflix Indonesia, materi yang sarat kritik politik tersebut justru menyeret sang komika ke ranah hukum.

Pandji resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh gabungan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah pada Rabu (7/1/2026). Laporan ini dipicu oleh potongan materi Mens Rea yang viral di media sosial dan dinilai telah melampaui batas kewajaran.

Tudingan Fitnah dan Kegaduhan

Laporan terhadap Pandji didasari atas dugaan pencemaran nama baik. Pihak pelapor telah menyerahkan sejumlah bukti digital berupa cuplikan materi yang dianggap menyudutkan pihak tertentu.

Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menegaskan bahwa apa yang dibawakan Pandji bukan lagi sekadar satire, melainkan sudah masuk kategori penghinaan yang memicu perpecahan.

“Kami melaporkan adanya dugaan merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” tegas Rizki dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Ia menambahkan bahwa materi tersebut menimbulkan keresahan mendalam di kalangan anak muda Nahdliyin dan Muhammadiyah.

Respons Gibran: “Kritik Itu Biasa”

Menariknya, di tengah upaya pelaporan tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka justru memberikan respons yang kontras. Nama Gibran sendiri memang menjadi salah satu sasaran satire dalam materi Pandji, terutama terkait kondisi fisiknya (ptosis) yang sempat disinggung.

Namun, eks Wali Kota Solo itu justru meminta masyarakat untuk bersikap lebih santai dalam menanggapi kritik.

“Kami melaporkan adanya dugaan merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” tegas Rizki dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Ia menambahkan bahwa materi tersebut menimbulkan keresahan mendalam di kalangan anak muda Nahdliyin dan Muhammadiyah.

Respons Gibran: “Kritik Itu Biasa”

Menariknya, di tengah upaya pelaporan tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka justru memberikan respons yang kontras. Nama Gibran sendiri memang menjadi salah satu sasaran satire dalam materi Pandji, terutama terkait kondisi fisiknya (ptosis) yang sempat disinggung.

Namun, eks Wali Kota Solo itu justru meminta masyarakat untuk bersikap lebih santai dalam menanggapi kritik.

SUMBER :https://www.inilah.com/satire-politik-mens-rea-viral-pandji-dilaporkan-ke-polisi-gibran-sebut-itu-kritik-biasa

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like