nstitut Pertanian Bogor (IPB) bakal mengoptimalkan “Kampus Berdampak” melalui program Desa Sejahtera Astra dan One Village One CEO Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (24/4/2026).

Rektor IPB Dr. Alim Setiawan Slamet, S.TP.,M.Si., menjelaskan, pihak meluncurkan setidaknya 15 program “Kampus Berdampak” sebagai wujud kehadiran IPB di tengah masyarakat dan memberikan manfaat.

“Kami membangun ekosistem yang berintregrasi bukan hanya tri darma dan juga melakukan hilirisasi dari inovasi tersebut,” katanya saat ditemui, Jumat (24/4/2026).

Ia menambahkan, pihaknya membuat ekosistem pertanian tidak hanya dari sisi kualitas produk yang dihasilkan atau inovasi yang mampu menambah nilai semata.

“Kami tidak bicara bagaimana kita memilih produk unggulan, bagaimana inovasi itu menambah nilai terhadap produk yang sudah dipilih tapi juga kami menyiapkan offtakernya, menyamakan pasarnya,” katanya.

“Sehingga produk2 yang dikembangkan ini bisa masuk ke pasar dan betul-betul nilai tambah bisa dirasakan dan nilainya terasa oleh masyarakat,” imbuhnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini IPB telah hadir 8350 desa di indonesia atau sekitar 9.91% dan pihaknya bertekad untuk terus meningkatkan pastisipasi IPB di pedesaan.

“Ingin ini tembus nanti di atas 10 persen nanti harus banyak lagi desa yang bisa kami sentuh melalui inovasi dan peran dosen dan mahasiswa,” katanya.

Ia pun berharap, produk holtikultural yang dihasilkan melalui program Desa Sejahtera Astra dan One Village One CEO memiliki kualitas baik dan memiliki daya saing yang tinggi.

“Saya kira dengan bisa masuk ke pasar moderen tentu nilai tambahnya juga lebih tinggi dan tadi dari program ini sudah menaikan dampak dan imfact kenaikan kesejahteraan masyarakatnya dia kali lipat,” tandasnya.

Berita lokal

Sementara itu, Head of Environment and Social Responsibility Astra, Diah Suran Febrianti mengatakan, saat ini astra sudah memiliki lebih dari 1500 Desa Sejahtera Astra.

“Ini merupakan kolaborasi positif dengan berbagai pihak salahsatunya kementerian, pemerintahan pusat, pemerintahan daerah dan tentunya akademisi,” katanya.

Ia menegaskan, Astra terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan 4 pilar yaitu program kewirausahaan,pendidikan, lingkungan dan kesehatan.

“IPB menjadi satu dari 9 universitas yang kerjasama dengan Astra untuk mengembangkan desa-desa di seluruh Indonesia,” katanya.

Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan. Kemdiktisaintek, Prof Dr rer pol Heri Kuswanto MSi mengatakan, pihaknya berharap yang dilakukan oleh perguruan tinggi dapat memberikan dampak.

“Kami harap program serupa bisa lebih banyak lebih masif di Indonesia karena kita tahu potensi desa ini luarbiasa tapi belum tergali saja . Progam ini salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk menaikan perekonomian desa,” katanya.

SUMBER:https://www.radarbandung.id/2026/04/24/ipb-wujudkan-kampus-berdampak-melalui-program-desa-sejahtera-astra-dan-one-village-one-ceo-di-bandung-barat/

 

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like