Generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Melalui ide, inovasi, dan semangat pengabdian, mahasiswa tidak hanya menjadi insan akademis, tetapi juga mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan di daerah. Karena itu, kolaborasi antara DPRD dan mahasiswa menjadi langkah penting untuk membangun Kabupaten Bandung Barat yang lebih maju.
Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mitra Orda Keluarga Mahasiswa Bandung Barat (KEMBARA) Tahun 2026 mengusung tema “Mengabdi dengan Hati, Berkarya untuk Negeri.” Pada kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Asep Dedi, membuka ruang dialog bersama para mahasiswa sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi, gagasan, dan pandangan generasi muda terhadap pembangunan daerah.
Dalam dialog yang berlangsung, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai ide dan masukan mengenai potensi, tantangan, serta kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat. Pertukaran gagasan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang konstruktif antara lembaga legislatif dengan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.
Bagi DPRD Kabupaten Bandung Barat, mahasiswa merupakan mitra pembangunan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, semangat inovasi, serta kepedulian sosial yang tinggi. Melalui program Kuliah Kerja Nyata, mahasiswa hadir langsung di tengah masyarakat sehingga mampu memahami kondisi riil di lapangan dan memberikan kontribusi melalui berbagai program pengabdian yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Kegiatan KKN juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, masyarakat, dan DPRD. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai rekomendasi maupun inovasi yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi desa, hingga pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui ruang dialog yang terbuka, DPRD Kabupaten Bandung Barat mendorong agar setiap aspirasi generasi muda tidak berhenti sebagai wacana, tetapi dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program pembangunan daerah. Partisipasi aktif mahasiswa menjadi modal penting untuk menghadirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sebagai lembaga yang menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD Kabupaten Bandung Barat terus berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Kehadiran generasi muda dalam proses pembangunan diyakini mampu memperkuat semangat inovasi, memperluas partisipasi publik, serta mendorong lahirnya solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap sinergi dengan kalangan mahasiswa dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan akademik, pengabdian masyarakat, dan forum diskusi. Dengan semangat “Mengabdi dengan Hati, Berkarya untuk Negeri,” diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian dan komitmen nyata untuk membangun Kabupaten Bandung Barat yang semakin maju, inklusif, dan sejahtera.




