Hiteen.id – Pemerkosa 13 santri di Madani Boarding School, Herry Wirawan akhirnya divonis mati oleh Hakim pada persidangannya di Pengadilan Negeri Bandung. Ia dinyatakan terbukti bersalah, pada Selasa 5 April 2022.

Herry sebelumnya sempat melakukan banding akibat vonis seumur yang dijatuhkan Hakim pada Februari lalu. Namun akhirnya Hakim memvonis mati Herry karena menilai bahwa kejahatan yang telah dilakukannya merupakan kejahatan sangat serius yang mengguncangkan hati nurani kemanusiaan.

Tak hanya itu, Herry Wirawan juga dikenakan resitusi sebanyak total 300 juta rupiah untuk 13 korban dengan masing-masing korban mendapat nominal yang berbeda. Oleh karenanya, aset milik Herry Wirasan juga disita untuk dapat digunakan membayar resitusi tersebut. Aset yang disita diantaranya Yayasan Madani Boarding School, Yayasan Yatim Piatu Manarul Huda, dan Ponpes Tahfidz Madani.

Sementara itu, seluruh korban yang merupakan anak dibawah umur akan diasuh oleh Pemprov Jabar melalui UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Barat.

 

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like