Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSIAndi Gani Nena Wea berkomitmen untuk terus menjaga soliditas dan solidaritas organisasi dalam memperjuangkan hak-hak buruh Indonesia. Andi Gani mengapresiasi loyalitas dan militansi seluruh jajaran pengurus serta anggota yang selama ini tetap setia berada di garis perjuangan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas militansi dan kesetiaan kawan-kawan semua. Kita sudah 53 tahun, dan harus tetap bersemangat menjaga soliditas serta solidaritas,” kata Andi Gani di hadapan ribuan buruh dalam tasyakuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 KSPSI dan Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) di Pusdiklat KSPSI, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026).

Dalam kesempatan itu, hadir juga Kapolri sekaligus Ketua Dewan Penasihat KSPSI Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Andi Gani memastikan, KSPSI akan tetap mengedepankan sikap kritis, tapi dialogis terhadap Pemerintah.

Menurutnya, kedekatan dengan Presiden, Polri, maupun para menteri tidak menghilangkan untuk tetap menyuarakan aspirasi pekerja

“Kami akan tetap kritis. Dekat dengan Presiden, dekat dengan Polri, dekat dengan menteri, tetapi kami mengedepankan dialog,” tegasnya.

Andi Gani juga mengumumkan capaian aset koperasi yang berada di bawah naungan KSPSI. Ia menyebut total aset koperasi konfederasi buruh terbesar di Indonesia itu mencapai sekitar Rp1,9 triliun.

Beberapa unit usaha yang disebut memiliki aset signifikan antara lain Koperasi Kahatex dengan aset sekitar Rp750 miliar dan Freeport sebesar Rp200 miliar. Ia menyatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan kekuatan ekonomi KSPSI sebagai salah satu organisasi buruh terbesar di Indonesia, bahkan di kawasan Asia Tenggara. “Kita memiliki kekuatan aset koperasi yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa organisasi bukan hanya kuat secara gerakan, tetapi juga secara ekonomi,” katanya.

Dalam rangkaian HUT ke-53, KSPSI juga akan menggelar sejumlah kegiatan di berbagai daerah, termasuk di Jawa Barat dan Surabaya. Andi Gani berharap momentum ulang tahun ke-53 ini semakin memperkuat posisi KSPSI sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh.

“Yakinlah, KSPSI akan tetap berada di garis perjuangan yang sama untuk memperjuangkan hak-hak buruh Indonesia,” pungkasnya.

Sementara, untuk Pusdiklat KSPSI, saat ini progres pembangunan telah mencapai 70 persen. Rencanannya akan selesai dan diresmikan di Juni ini. Gedung Pusdiklat KSPSI dibangun lima lantai akan dilengkapi dua auditorium, ruang kelas, perpustakaan digital, 42 kamar, musala, serta ruang olahraga. Adapun, biaya pembangunan berasal dari gerakan swadaya mandiri anggota KSPSI.

SUMBER:https://rm.id/baca-berita/nasional/301624/hut-ke53-kspsi-andi-gani-tetap-kritis-bela-buruh

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like